Euee Mimiew Ibu Temanku
13 mins read

Euee Mimiew Ibu Temanku

Gairah Dewasa – Aku Seorang Pemuda Biasa berumur 17. Gayaku yang Biasa saja Bahkan bisa di bilang URAKAN ini jika dipandang wanita mungkin tidak menarik.

Aku sering main ke rumah sobat karibku Dodi. Disana Ibunya berumur 32 Tahun (kira kira) yg sangat baik terhadap anak nya bahkan Diriku ini sangat dimanja. Ketika aku bermain di rumah Dodi , sedangkan ayahnya adalah Pak Billy berprofesi sebagai buruh pabrik.

Baca Juga : Ewe Dengan Penjaga Perpustakaan Demi Sebuah Buku

Hingga pada suatu hari aku di ajak Dodi nginap di rumahnya. Pas banget waktu itu ada acara Bola dan yg bermain adalah klub sepakbola kesukaanku & Dodi tentunya. Akhirnya akupun setuju saja ketika di suruh untuk tidur di rumah Dodi. Karena di saat bersamaan ayah Dodi ditugaskan keluar kota. Akhirnya tiba lah hari itu , aku sudah bersiap dengan “dandan’an”yang Rapih. (Maklum ini kan mau tidur di rumah teman , Sopan donk hehe). Namun aku tidak langsung ke rumah Dodi , melainkan aku ingin mencari angin segar. Dan lagipula acara Sepakbola itu mulai dini hari. Pukul 7 malam aku sudah bersiap menanti Dodi untuk sekedar mencari angin & kami pun memutuskan untuk pergi ke angkringan. Disitu kami pun ngopi ngopi sambil menikmati Gorengan yg ada.

Namaku Wendi , Kami Pun memutuskan untuk langsung Pergi ke rumah Dodi karena ibu nya sudah berulang kali Telfon & sms kalau hari sudah larut malam , memang tak terasa kami nongkrong sudah 4 jam lamanya (pukul 11 malam). Sesampai nya di rumah Dodi kami pun langsung di sambut oleh ibu Riana.

Bu Riana : “kemana saja kamu , jam segini baru pulang , mamah di rumah sendirian sayang , tak ada laki laki di rumah ini , jadi maaf saja kalau mamah Was Was”

Dodi : Maaf ma tadi aku nonkrong di luar sama Wendi.

Bu Riana : “Oh”

Aku : Maaf bu ini semua salahku juga.

Bu Riana : “Gpp sayang (sejak kecil memang dia memanggilku dengan kata sayang) , lain kali kalau mau pergi lama bilang ibu dulu ya”

Aku pun hanya mengangguk dengan sedikit senyuman.

Saat itu Bu Riana hanya menggunakan Kaos Ketat berwarna Putih & Celana Pendek (kira kira sepaha gan). Sengaja kucuri curi perhatian ke arah Payudara Bu Riana yg pada saat itu mengenakan BH berwarna hitam. ”Wah kenapa dengan ku , kok rasanya ada yg beda dengan bu Riana” gumamku dalam hati.

Akhir nya kami masuk rumah , sembari kami menunggu acara bola , Dodi pun memutuskan untuk tidur dulu & minta di bangunkan oleh aku. Tiba Tiba saja aku mendadak ingin Kencing , lalu kuputuskan untuk pergi ke kamar Mandi. Saat itu keadaan rumah Gelap , karna sudah biasanya orang rumah ini tidur dengan keadaan gelap. Hingga Aku pun sampai di dpn kamar mandi namun masih terkunci. Akhir nya aku pun mengetuk pintu WC itu dan Sedikit bertanya apakah ada Orang . Dan ternyata Bu Riana sedang buang air kecil. Aku pun terpaksa menunggu , namun aku sudah sangat tidak tahan , kemudian aku pun bertanya kepada Bu Riana.

Aku : Bu agak cepetan ya aku uda ga than nih.

Bu Riana : “Oh iya iya”

dan akhirnya bu Riana keluar dari WC. Aku pun lega. Setelah kencing , niatku hanya langsung menuju Kamar Dodi , namun tanpa Kusangka ternyata Bu Riana belum beranjak dari depan pintu WC.

Aku: “lho , ibu kok blm masuk”

Bu Riana : “nunggu kamu , aku takut”

Aku : loh tadi ibu bukannya berani sendirian, tanyaku.

Bu Riana : “gpp kok , ibu cuma ingin masuk bersama mu saja Njas (dengan sedikit senyuman).

Ohhh tidak , Penisku menjadi tegang gara gara melihat Buah Dada bu Riana. Yg lumayan besar yg tertutupi BH hitamnya. Aku pun menjadi pucat karena Malu kalau ketahuan Penisku ini sudah Ngaceng berat.

Bu Riana : “ayo masuk”

Aku : iiyaa bu aku dengan malu

Bu Riana : Kmu knapa Wendi ?

Aku : “ehh Anu bu , Gpp kok”

Bu Riana pun cuek saja.

Namaku Wendi , Sesampai nya di depan kamar bu Riana. (kamar Dodi berada di depan , sedangkan kamar Orang tuanya berada di Tengah).

Bu Riana : kmu mau tmnin ibu tdur ga ?

Aku pun sangat terkejut.

Aku : “hah , apaan bu ga denger aku nya (pura pura bego”

Bu Riana : “Kamu mau ga temenin Ibu Tidur , ibu takut sendirian sayang (dengan sedikit senyuman)”

Aku : Tpi Dodi gmn nanti bu ?

Bu Riana : “sudah ayo masuk saja tidak apa apa (sambil menarik kaos ku).

Aku sedikit gemetaran , apakah maksud bu Riana ini , dan aku pun pasrah karena tidak mungkin aku menolak nya (tdk enak gan).

Malam itu terasa sangat Panas , akhir nya aku meminta izin untuk membuka jendela ventilasi rumah.

Aku : Bu jendela nya saya buka y, agak panas bu soalnya.

Bu Riana : “oh ya sudah buka saja , senyaman mungkin lah kamu di rumah ini Njas , mumpung suami ku tidak berada di rumah”

Aku :”hehehe iya bu (sedikit senyuman)”.

Waktu sudah menunjukan pukul 1 malam , dan sampai saat itu pun aku blum bisa tidur , dan aku jg memikirkan Dodi yg ingin dibangunkan nanti jika acara bola nya sdh mulai.

Kamar bu Riana ini lumayan Besar , Rapih dan Bagus. Bu Riana tidak menyarankan aku untuk menyalakan AC & Kipas angin (aku pun hany mengikuti saja).

Bu Riana : “belum tidur kamu Njas”

Aku : Blum bu soalnya lagi panas ku kira ibu sudah tidur tadi hehheheh.

Bu Riana : “klo memang masih panas , di buka aja Baju nya , ibu ndak bisa tidur , insomnia mungkin”

Aku : gpp ya bu klo baju Wendi ku buka ?

Bu Riana :”gpp sayang , buka aja , buat senyaman mungkin saja . Iya ibu sering insomnia ga tau kenapa , mungkin saat ini gara gara ada kamu”.

Memang sebelum nya aku blm pernah tidur di rumah Bu Riana ini.

Aku :”oke deh. eh sekalian celana boleh ga Bu , kan gerah pake Levis”. Aku pun pura pura tidak perkataan yang tadi Bu Riana. katakan.

Bu Riana : “ehmm . . it’s oke”

lalu kubuka kaos & celana ku , kni aku hanya di balut dengan celana dalam.

Tiba tiba timbul pikiran kotor ku.

Aku : Ibu ga merasa gerah dgan pakaian seperti itu ?

Bu Riana pun kaget.

Bu Riana : “sebener nya sih Gerah njas , tapi apa engga apa apa klo ibu buka”

Aku : Y gpp bu kan ini rumah ibu sendiri heheheh.

Bu Riana : skalian yang dibawah juga ya ( sambil menatap dengan genit )

Dibukalah baju & celana bu Riana. WOOOOOOOOOW dalam hati ku , tubuh nya indah banget , payudaranya jg montok. Bokong nya pun kencang , maklum mereka hanya punya 1 anak yaitu cuma Dodi.

Bu Riana : “gimana , gpp kan ? suka ga klo ibu kaya gini”

Aku : suka kok bu soalnya ibu cantik banget klo kyak gini.

Bu Riana pun hanya tersenyum Malu mendengar perkatan ku.

Aku : Bu kita ga 1 ranjang ya ga enak soalnya.

Bu Riana : “engga , pokok nya 1 ranjang (dengan nada kesal mendengar perkataanku)”.

Aku : ok deh bu.

Namaku Wendi , Bu Riana hanya tersenyum. Kami berdua pun langsung menuju kasur (Dalam pikiranku akhirnya ku sdok juga memeknya). Jantungku berdegup kencang membayangkannya. Karna sudah memuncak , Penis ku menjadi Keras dan ingin rasanya ku muncratkan sperma ku ini di payudara Bu Riana. Karena sudah tidak tahan , ku coba untuk mengocok Penisku ini , namun secara perlahan lahan takut bu Riana terbangun dari tidurnya. Sambil ku kocok , ku lirik payudara bu Riana yg lumayan Besar. Shiit Dammmn tanpa kusadari ternyata bu Riana belum tidur.

Bu Riana : “lagi ngapain kamu Njas (sambil tersenyum)”.

Aku : “ehmm ,,aa ann,,anuu Buu”Tegang banget disini.

Bu Riana :”Ibu tau kok yg Kamu Lakuin , Kamu Terangsang yah gara gara ibu memakai pakaian seperti ini”.

Aku : “engg. . ehh iyya bu sedikit”.

Bu Riana :”Ibu sengaja pancing kamu untuk menemani ibu tidur , Ibu sudah jarang di sentuh oleh Suami ibu”

Aku :”ooo. h. . oohh”

Bu Riana :”Jadi , Mau kah Kamu Njas”tanya bu Riana padaku.

Aku :”ehh ,, Mmm MakSuud ibu ap. . appa”pura pura bego.

Bu Riana :”udah lah jgn berlagak gitu ahh , ibu jg tau kok klo kamu…”

Aku : “iii . . iiyaa Bbbu”.

Tanpa Basa Basi , Bu Riana langsung membuka Selimut yg menutupi kami ber 2.

Aku :”Bu , aa. . n. u , sblumnya Wendi blm pernah ngelakuin kaya gini”.

Bu Riana :”ohh bagus donk , Pasti bisa banyak nih muncrat nya”

Aku :”iii. y. a bu”

Langsung saja bu Riana membuka celana dalam ku. Dan dia pun terkejut karna ukuran Penis ku yg lumayan besar . Katanya sih punya suami bu Riana ini kalah jauh.

Bu Riana :”suka banget sama Penis mu sayang , punya suami ibu kalah jauh”

Aku :”eemang iya bu? (sedikit senyuman)”

Bu Riana : “iya donk . . ”

First , Bu Riana langsung melumat bibir ku ,.

Bu Riana :”ayo mainin bibir mu njas”.

Aku :”emmh iya bu”

Namaku Wendi , setelah 10 menit kami Berciuman , Tangan bu indah pun langsung menuju ke penisku.

Bu Riana :”aduuh ibu jadi geregetan , penismu bagus sekali sayang”

Aku :”hehe”

Bu Riana :”ini di BJ aja dlu ya , klo baru pertana kali , biasanya ga lama”

Aku sebenarnya tidak tau apa itu BJ aku pun mengangguk saja.

Wow pintar sekali bu Riana memainkan Penis ku , tak lama kemudian …. .

Aku :”Bu . . aaakkk…uuu”

Semakin cepat saja bu Riana mengocok Penisku,Dannn Ahhhh , Akhir Spermaku berceceran di muka Bu Riana.

Aku :”makasih buu , cukup kah segini saja?”

Dia blm menjawab pertanyaanku , karna sedang sibuk membersihkan sperma yg ada di penis & menjilati seluruh Spermaku yg berada di Payudara nya.

Bu Riana :”eiits tunggu dlu donk sayang , ini mah belum apa apa”

Aku : “maksud nya?”

Lalu bu Riana membuka BH & CD nya . Dan WOW aku terkagum kagum. Tak lama kemudian Bu Riana Duduk & bersandar. Lalu dia menarik Kepala ku , tepat di hadapanku Vagina yang sangat bagus milik bu Riana. Rapih gan tercuku dan masih lumayan karna jarang di sentuh suami nya.

Bu Riana :”Jilat Vagina Ibu Njas”

Aku :”iya bu”

Kemudian aku pun Menjilati Vagina Bu Riana TERSAYANG (hehe).

Bu Riana :”Ahhh ,, Uhhh ,, “sambil menjambak rambutku.

tak berapa lama , Bu Riana menyuruh ku untuk berhenti , (shiit padahal lagi enak enaknya , tapi apa boleh buat).

Bu Riana :”masukin ya”

Aku :”iya bu”

Karena belum pengalaman jadi agak susah masuk nya. Bu Riana pun tersenyum melihat ku kesusahan memasukan Penisku ke dalam Lubang Vagina nya.

Bu Riana :”Yeee . . Susah ya?”

Aku : iyaa nih bu maaf belum pengalaman.

Bu Riana pun memegang penis ku , dan mengarahkan nya ke Vagina milik nya. Sleeep Akhir nya masuk juga.

Bu Riana :”Tekan , lalu gerakin ya Njas”.

Aku : iya bu smbil di pandu ya bu cara sodoknya bagaimana ?

dan Bu Riana pun Hanya mengangguk. Dan aku mulai menyodokkan penis ku ke lubang memek Riana yang tembem.

Aku:”Begini bkn bu?”

Bu Riana :”iya sayang , nanti klo mau keluar di percepat dikit ya gerakan nya”

Ahhh Ohhh ummmHHH ahhhh Anjaas ahhhh Uhhh Ummh ucap bu Riana.

Aku:”ahh buuu ,, emmhh”

Kemudian aku melepaskan Batang Penisku dari Vagina Bu Riana.

Bu Riana :”Lho kenapa ?”

Aku :”Ganti Posisi ya”

Bu Riana :”Y udh … Anal aja ya”

AKU :”apa itu bu”

Bu Riana :”Kamu tusukkan Penismu ke Anus Ibu”

Aku:”Ohh . . iya bu”

Kemudian Bu Riana pun membalikan Badan nya , Disini aku sudah sedikit lihai karna tadi sudah di ajarkan oleh bu Riana. Sleeep Masuk jg.

Aku Mainkan Penisku ,.

Aku:”ahhh buu ,, ummh nikmatt bu ahhh oouuhh”

Bu Riana:”ahhh . . terus sayang ahh woow . . buat ibu puas malam ini”

Aku:”Buuu klo di keluarkan di dalam bagaimana?”

Bu Riana :hmmmmm yaaaa sayang keluarin di dalam aja gpp syang aahaahhhh.

Sekitar 5 menit …. .

Aku:”Buu Akkkuuuu KelllluuArrr”

Bu Riana : Owwh y saynaaaggg ouughhhh aaaaajhhhhhh.

Crooot Croot ,, spermaku pun keluar di dalam.

Bu Riana: jangan dicabut dlu ya synag penis nya ibu masih merasakan denyut penismu di anus ibu.

Aku :”Ahhhh ,, Capek & Lemes nih Bu”

Setelah Penisku mengecil sendiri , akhir nya kucabut.

Bu Riana :”Makasih banget Njas ,, malam ini ibu Puas”(kemudian mengecup bibirku).

Aku: sama sama ibu, Wendi juga terima kasih sama ibu bisa di ajarin kayak gini.

Bu Riana :”Iya sayangg”(dengan senyuman manja ny)

Namaku Wendi , Lalu Aku pun memakai Kaos & Celana ku kembali , tapi Bu Riana masih Berbaring di tempat tidur nya mungkin dia kelelahan. Waktu sudah menunjukan Pukul 02. 00.

Aku: aku ke kmar Dodi dlu ya mau nonton bola bu.

Bu Riana :”iya sayang , jgn bilang bilang ya (senyum gembira nya ) , sini mendekat sebentar.

Kami melakukan Kissing sekitar 5 menit , aku pun bergegas ke kamar Dodi & melambaikan tangan ku ke arah Bu Riana , dan dia pun hanya tersenyum.

One thought on “Euee Mimiew Ibu Temanku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *